Perbedaan Kopi Arabika dengan Robusta



Arabika
Biji kopi arabika ditemukan pada tahun 1753 yang bentuk bijinya datar dan berkarakter lebih asam, mengandung kafein sekitar 0,8 - 1,4 %. Waktu yang dibutuhkan dari berbunga sampai berbuah sekitar 9 bulan dan berbunga setelah hujan yang curah hujan secara optimalnya 1.500 - 2.000 mm, sehingga temperatur yang optimal (rata-rata 2 tahun) adalah 15 - 30 derajat celcius. Akar tumbuh lebih dalam dan pertumbuhan maksimumnya antara 1.000 m hingga 2.000 m serta dapat memproduksi sebanyak 1.500 - 3.000.

Robusta
Kopi jenis robusta memiliki karakter rebusan yang lebih pahit dan bijinya berbentuk lebih oval, dengan kandungan kafein lebih tinggi dari arabika yaitu sekitar 1,7 - 4,0 %. Namun Robusta berumur lebih muda daripada arabika, karena ditemukan pada tahun 1895 yang berbunga tidak tetap dan waktu yang dibutuhkan dari berbunga sampai berbuah sekitar 10 - 11 bulan. Saat buah matang masih berada di pohon, berbeda dengan arabika yang jatuh dari pohon ketika buahnya matang. Akar dari robusta lebih dangkal dan pertumbuhan maksimumnya lebih sedikit dari arabika yag hanya sekitar 0 - 700 m, tapi dapat memproduksi lebih banyak sekitar 2.300 - 4.000 . Kopi jenis robusta memiliki curah hujan optimal 2.000 - 3.00 mm dan temperatur optimalnya (rata-rata 2 tahun) sekitar 24 - 30 derajat celcius.

0 komentar: